Zaman sekarang banyak produk skincare yang beredar di pasaran. Saking banyaknya, kita sampai bingung mau beli yang mana. Ada yang suruh beli serum lah, essence lah, toner lah, dan masih banyak lagi. Alhasil, kita malah beli banyak produk yang padahal belum tentu perlu.
Carilah produk skincare secukupnya dan sebutuhnya
Nah, proses regenerasi kulit ini sangat penting untuk kesehatan kulit kita. Regenerasi ini bisa diibaratkan seperti potong rambut atau potong kuku. Kalau kuku kamu patah, pasti tunggu yang baru tumbuh kan, terus yang sudah panjang kita potong. Nah proses kulit pun mirip seperti itu. Karena sel kulit yang sudah “jelek” akan lepas dan digantikan oleh sel kulit yang baru. Hal ini yang berpengaruh terhadap sembuhnya jerawat, bekas jerawat, komedo, wajah kusam, dan masalah kulit lainnya.
Pada remaja atau orang yang masih muda (dibawah 20 tahun), proses regenerasi kulit ini masih berjalan dengan sangat baik dan cepat. Jadi, kulit yang masih muda umumnya lebih sehat, segar, dan masalah-masalah kulit lebih cepat hilang dibandingkan dengan kulit yang sudah mulai menua.
Penyebab paling umum masalah kulit remaja
- Mencuci muka terlalu sering
- Sabun wajah yang tidak cocok (terlalu kasar, mengandung alkohol, dll.)
- Tidak menggunakan sunblock atau sunscreen setiap hari
- Hormonal (karena sedang pubertas). Kebanyakan remaja malah panik dan mulai menggunakan bermacam-macam skincare, akhirnya malah breakout!
Tahap paling dasar dalam skincare
Tiga tahap yang paling dasar dalam skincare adalah bersihkan, lembabkan, lindungi. Apa saja produk-produknya?
- Cleanser / sabun wajah / facial wash
- Toner
- Pelembab / moisturizer
- Sunscreen / sunblock
1. Cleanser / sabun cuci muka / facial wash
- Tidak membuat wajah terasa kering, mengelupas, tertarik, keset setelah dibilas.
- Memiliki pH yang mendekati pH alami kulit. Biasanya sekitar 5,5 (terkadang pH sabun wajah tertulis di kemasan)
- Sebaiknya, tidak ada scrubnya, karena menggunakan scrub setiap hari dapat merusak skin barrier dan membuat kulit semakin sensitif. Jika ingin menggunakan sabun cuci muka dengan scrub, pastikan scrubnya adalah scrub halus dan gunakan maksimal 2 kali seminggu.
- Cuci muka cukup 2 kali sehari, jangan lebih (kecuali setelah beraktivitas yang terkena debu, kotor, dll). Untuk kulit kering, cukup cuci muka sehari sekali pada malam hari. (paginya bilas pakai air saja)
2. Toner
- Pilihlah toner yang sesuai dengan jenis kulit. Refreshing toner untuk kulit berminyak dan hydrating toner untuk kulit kering.
- Toner sebaiknya tidak mengandung alkohol. Karena pada pemakaian jangka panjang, alkohol akan merusak skin barrier sehingga memicu kulit menjadi lebih sensitif dan mengganggu metabolisme kulit.
- Sebaiknya tidak menggunakan toner yang mengandung parfum / fragrance karena kulit akan cepat iritasi. Biasanya kamu akan menemukan toner jenis ini dengan penjelasan tambahan freshener ataupun clarifying. Konsultasikan pemakaiannya, apalagi jika kulit cenderung sensitif atau kering.
3. Pelembab / moisturizer
- Sesuai dengan jenis kulit dan target masalah kulit masing-masing. Bagi kulit berminyak, gunakan pelembab berlabel bebas minyak agar tidak menyumbat pori-pori dan bagi kulit yang rentan berjerawat, gunakan pelembab dengan tekstur gel.
- Usahakan tidak mengandung fragrance/parfum/perfume di kandungannya.
- Teksturnya nyaman di kulit masing-masing, supaya lebih enak untuk dipakai setiap hari.
- Dipakai pagi dan malam, tapi pemakaian pada malam hari lebih dipentingkan ya.
4. Sunscreen / sunblock / tabir surya
- Memiliki SPF 30 ke atas dan ada perlindungan UVA UVB (ada tulisan "SPF" dan "PA" nya)
- Memiliki salah satu atau beberapa kandungan ini : avobenzone, oxybenzone, octinoxate, titanium dioxide, zinc oxide, atau UV filters lainnya.
- Tekstur nyaman sehingga bisa dipakai setiap hari.
- Gunakan sunscreen 15-30 menit sebelum beraktivitas agar teresap dengan baik dan pakai ulang setiap 4 jam atau setiap sunscreen terhapus keringat/air.
Komentar
Posting Komentar